Artis Para Pencari Tuhan Mencari Ridhlo Tuhan Di Monas - Era TV

Tayangan Terbaru

Post Top Ad


Minggu, 04 Desember 2016

Artis Para Pencari Tuhan Mencari Ridhlo Tuhan Di Monas

Jakarta - Aksi 212 merupakan aksi damai yang menyatukan seluruh umat Islam di Indonesia dan aksi tersebut pun menjadi trending topik dalam setiap media.

Peristiwa yang menjadi sorotan dunia ini, tidak hanya menjadi aksi damai belaka, karena bersatunya umat muslim di Monas itu adalah untuk satu tujuan, "Tangkap Ahok, penjarakan Ahok!"

Takbir pun tak henti-hentinya berkumandang diserukan oleh seluruh peserta aksi. Peserta yang mencapai 7 juta orang itu, bukanlah peserta bayaran yang selintingan dibicarakan oleh pihak-pihak yang kontra dengan aksi ini. Bayangkan saja jika 7 juta orang itu dibayar dan diwajibkan oleh setiap organisasi mereka? Berapa banyak dana yang harus dikeluarkan?

Terbukti banyak pula orang-orang berpangkat, ibu-ibu sosialita, bahkan artis pun turut mengikuti aksi 212 tanpa bayaran, karena mereka tergerak Lillah, panggilan jiwa mujahid yang tertanam dalam hati mereka.

Salah satu yang menarik adalah kehadiran pemeran bendahara RW dalam sinetron Para Pencari Tuhan, Hakim Ahmad. Pria yang akrab disapa Hakim Lawang ini pun turut ambil bagian dalam aksi tersebut untuk ikut membela Al Qur'an demi mencari Ridhlo Tuhan.

"Ini merupakan sejarah dalam diri saya. Bagaimana umat Islam bisa bersatu tanpa memandang dari suku maupun organisasi untuk berdoa bersama dalam menjaga keutuhan NKRI. Hujan bukan merupakan halangan, karena itu yang memang menjadikan jawaban doa yang dipimpin oleh Ust. Arifin Ilham dan jum'at terbesar dalam sejarah umat Islam dunia." ucap Hakim Lawang yang berperan sebagai pembantu Pak RW dalam film Para Pencari Tuhan, kepada tim erakebangkitan.com

Aksi 212 yang sebelumnya diberitakan akan terjadi keributan karena belum adanya keputusan hukum atas Ahok, membuat sebagian masyarakat merasa resah jika aksi tersebut berlangsung, namun nyatanya aksi super damai 212 itu, benar-benar berlangsung dengan damai.

"Tidak ada intrik dalam aksi damai, terbukti umat Islam bukan teroris dan tidak anarkis. Semua bangga dan terharu melihat kepedulian umat Islam bersatu, karena tidak puas terhadap kinerja pemerintah yang lamban dan tidak transparan. Khusus yang terkait dengan Ahok, saya berharap pemerintah dan aparat terbuka hati, pikiran, dan imannya untuk segera menegakkan keadilan." Lanjut Hakim Lawang. ( J C)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Bottom Ad


Pages