Shalat Jum'at Dijalan Dianggap Mengganggu, Ketua MUI Kuningan Usulkan Do'a Bersama Didepan Pendopo - Era TV

Tayangan Terbaru

Post Top Ad


Minggu, 27 November 2016

Shalat Jum'at Dijalan Dianggap Mengganggu, Ketua MUI Kuningan Usulkan Do'a Bersama Didepan Pendopo


Kuningan - Menyikapi aksi super damai 212, pada Tanggal 25 November 2016, pemerintah daerah melalui sekertaris daerah mengundang 14 ormas Islam untuk rapat perihal rencana keikutsertaan masyarakat Kuningan untuk mengikuti aksi super damai bela Islam jilid 3. Dalam rapat tersebut, ketua MUI menyampaikan bahwa setelah sebelumnya mengadakan rapat dengan beberapa ormas islam maka MUI dan beberapa ormas islam sepakat untuk tidak ikut serta dalam aksi super damai bela islam jilid III pada tanggal 2 Desember mendatang.

Selain salah satu pertimbangan seperti yang diungkapkan Kapolres yang dianggap masuk akal yaitu agar menjaga  nama baik Kuningan adalah perihal melaksanakan Shalat Jum'at di jalan yang tentunya akan menganggu ketertiban dan kepentingan umum.

"Ada sebuah pilihan seperti kata Kapolres mending kita berdo'a saja. Ternyata ajakan Kapolres sama dengan kami. Sesuai rapat seusai sholat jum'at kami dengan beberapa ormas islam sepakat untuk melaksanaka do'a bersama untuk keselamatan bangsa, keutuhan NKRI, terlepas dari saudara kita yang lain jadi atau tidak berangkat ke Jakarta, acara  ini harus tetap dilaksanakan." Ungkap KH Abdul Aziz AN, Ketua MUI Kab. Kuningan.

 "Jangan tanggung-tanggung acara dilaksanakan didepan Pendopo dengan tema Istighosah Qubro dalam rangka menyambut Maulid Nabi dan Keselamatan Bangsa." Tambahnya

Bupati Kuningan H. Acep Purnama SH MH merespon positif usulan tersebut. Kemudian mengingat jadwal yang padat, Ketua MUI mengusulkan untuk mengadakan kegiatan do'a bersama dijalan tersebut pada Tanggal 1 Desember 2016. Namun belum ada kepastian karena beberapa ormas masih belum sepakat dengan rencana kegiatan tersebut karena dianggap sama saja mengganggu ketertiban umum, seperti yang disampaikan oleh perwakilan ormas FPI.

"Aksi yang sekarang akan dilaksanakan di Jakarta nanti adalah aksi super damai yaitu kita gelar sejadah, istigosah, sama seperti yang tadi diusulkan Ketua MUI yang mungkin sepertinya tidak dapat terlaksana juga  karena sama-sama dijalan." Ucap Ust. Lukman Maulana, Sekertaris FPI Kuningan.

Untuk itu agenda tersebut akan dibicarakan pada kesempatan lain karena waktu yang terbatas. (Amr)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Bottom Ad


Pages